shahadat-rahman-gnyA8vd3Otc-unsplash

Apa itu Data Science? Mengenal Data Science dalam 2 menit, ilmu yang paling dicari di era digital

 

Data science adalah sebuah ilmu yang menggabungkan ilmu matematika dan statistika dengan ilmu komputer. Tujuan dari Data Science adalah menganalisa data dari suatu himpunan data, baik skala kecil (sampel) maupun besar (populasi).

Himpunan data tersebut kemudian diaplikasikan dengan algoritma tertentu untuk menggali data, dengan tujuan untuk mendapatkan pola data dan melakukan prediksi data yang cukup akurat. Tujuan dari prediksi ini adalah membantu tim Manajemen dalam pengambilan keputusan, maupun untuk digunakan dalam membuat kecerdasan buatan yang dapat terus belajar dengan sendirinya (Artificial Intelligence).

Istilah “Data Science” sendiri diciptakan pada tahun 2008 lalu ketika perusahaan menyadari kebutuhan akan digital talent yang terampil dalam mengatur dan menganalisis data dalam jumlah besar (Big Data). Dalam artikel McKinsey & Company 2009, Hal Varian, kepala ekonom Google dan profesor ilmu informasi, bisnis dan ekonomi UC Berkeley, meramalkan pentingnya adaptasi terhadap pengaruh teknologi dan pentingnya melakukan konfigurasi ulang terhadap industri yang berbeda.

 

KEMUNCULAN DATA SCIENTIST

Seorang individu yang bekerja dalam ilmu Data Science disebut sebagai Data Scientist. Data scientist adalah seseorang yang melakukan penyaringan data untuk menemukan data yang tepat. Data tersebut kemudian diinformasikan kepada manajemen (umumnya dari tim bisnis), dan dipergunakan untuk membantu pengambilan keputusan.

Seorang Data Scientist harus memahami pengetahuan statistik, matematika, dan hukum (setidaknya dasar-dasar hukum terkait proses penggalian data), serta memiliki keterampilan pemrograman (SQL, Python, R, NumPy, Matplotlib), penggunaan visualisasi data yang tepat, dan pengembangan model machine learning.

Seorang Data Scientist yang baik dapat menanyakan pertanyaan yang tepat, mengumpulkan data dari banyak sumber data yang berbeda, mengubah informasi yang didapatkan menjadi solusi, dan mengkomunikasikan solusi yang telah didapatkan secara efektif (umumnya kepada tim bisnis) agar perusahaan dapat mengambil langkah yang tepat.

 

APA YANG DILAKUKAN OLEH SEORANG DATA SCIENTIST?

Tugas seorang Data Scientist adalah mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data untuk menghasilkan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan perusahaan. Beberapa aktivitas lain yang biasanya dilakukan oleh seorang Data Scientist adalah:

  • Memberikan saran berdasarkan hasil temuannya kepada user, dengan tujuan untuk memberikan solusi terhadap masalah yang sedang user hadapi.
  • Mengidentifikasi dan memprioritaskan hal-hal yang harus ditindaklanjuti bersama anggota tim yang lain (Data Analyst/Data Engineer/tim bisnis).
  • Melakukan penelitian, mendesain, dan menganalisis berbagai sumber data untuk membuat solusi yang diharapkan.

 

MENGAPA BEKERJA DALAM BIDANG DATA SCIENCE?

Saat ini merupakan era digital. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya bidang-bidang bisnis yang didigitalisasi. Misalnya saja dalam bidang transportasi, kuliner, pembayaran, dan lain sebagainya. Karena itu, Data scientist merupakan salah satu profesi kerja yang menarik untuk dilakukan.

Menurut salah satu artikel ​Harvard Business Review​, profesi Data Scientist adalah salah satu profesi yang paling “hot” di abad ke-21 ini. Dalam beberapa tahun terakhir, lapangan pekerjaan untuk Data Scientist bahkan meningkat sampai 30 kali lipat! Selain itu, ​Glassdoor ​menempatkan data scientist sebagai Pekerjaan Terbaik nomor satu di Amerika selama tiga tahun berturut-turut. Hal ini disebabkan oleh adanya permintaan yang terus meningkat untuk para Data Scientist di seluruh industri, baik dari industri besar maupun kecil.

Kebutuhan terhadap Data Scientist tidak menunjukkan tanda-tanda melambat di tahun-tahun mendatang. ​LinkedIn ​mencantumkan Data Scientist sebagai salah satu pekerjaan paling menjanjikan di tahun 2017 dan 2018, karena seiring berjalannya waktu, jumlah data pada berbagai bidang bisnis semakin bertambah banyak, bahkan dalam perusahaan kecil. Ditambah lagi, data menjadi lebih mudah untuk diakses. Karena itu, sekarang perusahaan teknologi besar bukan lagi satu-satunya jenis perusahaan yang membutuhkan Data Scientist.

 

Tags: No tags

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *