pexels-pixabay-46798

Data Science Kunci Kemenangan Jerman pada Piala Dunia 2014

Capaian Jerman pada Piala Dunia 2014 lalu dapat dibilang sangat memuaskan. Pasalnya Jerman tidak hanya berhasil memenangi Piala Dunia, tetapi mereka juga berhasil menang besar pada partai semifinal saat melawan Brazil yang menjadi tuan rumah dengan skor telak 7 – 1. Usut punya usut ternyata data science memiliki peran yang sangat penting bagi Jerman saat berkiprah pada piala dunia 2014.

DFB (German football association) bekerja sama dengan SAP, sebuah perusahaan software dalam menggunakan data science untuk meng-improve strategi permainan.  Mereka mengembangkan dua buah teknologi yang diberi nama SAP Challenger Insights dan SAP Penalty Insights. Dua teknologi ini berfungsi untuk memanfaatkan potensi dari data-data yang ada, baik data-data pemain Jerman maupun data-data pemain lawan. Data-data ini kemudian diolah lalu diaplikasikan ke dalam strategi permainan jerman. SAP mengeluarkan sebuah software khusus yaitu SAP Match Insights untuk menganalisis perkembangan para pemain Jerman saat berlatih dan bertanding.

SAP Match Insights diaplikasikan dalam analisis latihan, persiapan, dan pertandingan. Analisis pasca pertandingan Piala Dunia juga menggunakan SAP Match Insights. Penerapan SAP Match Insights menghasilkan lebih dari 7 juta lembar data analisis perkembangan pemain di tiap sesi latihan atau pertandingan. SAP Match Insights juga digunakan dalam mengevaluasi performa-performa lawan seperti gameplay tim lawan, pergerakan-pergerakan pemain lawan, sampai strategi pertahan lawan. Olivier Bierhoff, manager tim Jerman bahkan mengatakan bahwa ia mempunyai data permainan Brazil tanpa Silva dan Neymar (ESPN, 2014). Jerman, pada saat itu berhasil membrediksi rute passing pemain Brazil dan reaksi tiap pemain brazil pada situasi genting.

Kemenangan pada partai final pun tidak luput dari peran penting data science. Jerman, pada saat itu berhasil menang dengan dramatis melawan Argentina dengan skor 1 – 0. Jerman membuat keputusan yang tidak terduga dengan memasukan Gotze yang berhasil mencetak gol pada menit ke 113. Data science membantu Jerman memutuskan memasukan Gotze yang akhirnya berhasil menjadi pahlawan kemenangan pada partai final melawan Argentina. Gotze menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol Ketika menjadi pemain pengganti pada final piala dunia. Data science akhirnya dianggap sebagai pemain ke 12 yang membuat Jerman berhasil menjuarai Piala Dunia 2014.

Tags: No tags

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *